Pengertian NFC Smartphone, jenis dan cara kerjanya

03 Nov, 2020 · 4 Menit Membaca

NFC adalah teknologi terbaru yang di sematkan pada smartphone terbaru menengah ke atas. Fitur ini memungkinkan sebuah ponsel berkomunikasi dan saling bertukar data dengan perangkat penerima. Sebelum beranjak ke pengertian NFC pada smartphone, alangkah baiknya kita membahas definisi apa itu NFC secara umum. NFC merupakan singkatan dari Near Field Communication atau jika di artikan ke bahasa Indonesia artinya adalah komunikasi nirkabel jarak dekat. Keunggulan yang terdapat pada teknologi ini adalah dalam bidang komunikasi yang sangat dekat sehingga lebih praktis digunakan dan memberikan tingkat keamanan yang lebih baik.

Sebenarnya teknologi NFC sudah di gunakan sejak dulu, tetapi NFC baru banyak di perbincangkan sejak mulai diterapkan pada ponsel pintar atau smartphone. NFC sejak lama sudah digunakan pada beberapa layanan seperti kartu Bank, Tiket, Bahkan pada beberapa negara sudah di aplikasikan pada Kartu Identitas.

Pengertian NFC secara umum

Jika kita ambil pengertian apa itu NFC, secara umum dapat diartikan sebagai teknologi yang memungkinkan dua perangkat elektronik saling berhubungan, berkomunikasi, dan bertukar data satu sama lainnya. Untuk dapat berkomunikasi menggunakan fitur NFC, kedua perangkat harus kompatibel atau cocok satu sama lainnya. NFC merupakan teknologi yang mengusung komunikasi nirkabel hampir sama seperti bluetooth dan juga wireless. Tetapi teknologi NFC ini jelas berbeda karena harus berkomunikasi dalam jarak dekat dan ada yang bertindak sebagai transmiter kemudian ada yang bertindak sebagai penerima.

Perangkat NFC cara kerjanya hampir mirip dengan RFID tetapi bedanya adalah jangkauan NFC lebih pendek jika dibandingkan dengan RFID. Jarak jangkauan NFC sangat dekat yaitu maksimal 10cm atau 4inch. Secara umum teknologi NFC menggunakan kopling induktif pada frekuensi 13,56 MHZ. Frekuensi ini merupakan frekuensi tinggi (High Frequecy) yang bebas lisensi. Dengan mengandalkan frekuensi ini perangkat NFC dapat berkomunikasi dengan kecepatan transmisi data hingga 424 kbit/s.

NFC tergolong teknologi yang dapat bertahan lama terutama dari sisi hardware-nya karena tidak ada kontak fisik antara kedua perangkat. Itulah sebabnya kenapa teknologi ini banyak diterapkan dalam transaksi keuangan menggunakan teknologi digital.

Jenis-jenis perangkat NFC

Perangkat NFC terdiri dari dari dua jenis yaitu perangkat pasif dan perangkat aktif. Berikut ini penjelasan secara detailnya.

1. Perangkat NFC Pasif (Passive NFC device)

Perangkat yang di sebut sebagai NFC pasif adalah perangkat yang tidak mengolah informasi dari perangkat lainnya, dia hanya memberikan data yang diperlukan kepada perangkat aktif. Perangkat ini tidak akan bisa bekerja tanpa adanya peran serta perangkat aktif. Selain itu perangkat jenis tetap dapat digunakan walaupun tidak mendapat daya. Contoh yang umum perangkat NFC pasif adalah kartu ATM, Kartu identitas dan yang sejenis dengan itu. Agar dapat berkomunikasi, perangkat pasif biasanya dilengkapi chip NFC.

2. Perangkat NFC Aktif (Active NFC Device)

Perangkat NFC aktif adalah perangkat yang dapat mengirim maupun menerima data dari perangkat pasif dan yang aktif. Perangkat aktif biasanya dilengkapi dengan chip yang dapat berkomunikasi dengan perangkat lainnya dan di lengkapi dengan daya. Contoh perangkat NFC aktif adalah Smartphone dengan fitur NFC dan perangkat pembaca kartu seperti mesin EDC, dll. Seperti contoh perangkat samsung yang dilengkapi dengan fitur NFC, selain dapat digunakan untuk transaksi juga dapat digunakan untuk mengisi saldo kartu elektronik. Biasanya dengan menempelkan kartu elektronik tersebut di belakang ponsel samsung.

Cara kerja perangkat NFC/Near Field communication pada smartphone

Sebenarnya cara kerja NFC tidak jauh berbeda dengan wireless dan juga bluetooh yang berkomunikasi melalui jaringan radio tanpa berinterkasi antara perangkat yang satu dengan perangkat lainnya. NFC dalam penggunaannya memiliki standard tertentu yang di gunakan untuk berkomunikasi dan bertransmisi lewat nirkabel. Karena itu setiap perangkat NFC tentu harus memenuhi standar tertentu sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Begitu juga dengan NFC pada smartphone, perangkat ponsel ini harus memenuhi standar teknologi NFC dan menyematkannya pada fitur ponsel tersebut.

Sistem kerja perangkat NFC mengusung teknologi RFID atau disebut sebagai Radio Frequency Identification. Teknologi RFID merupakan yang pertama di temukan sebelum di temukannya NFC. Cara kerjanya hampir sama yaitu memanfaatkan induksi elektromagnetik dalam mentransfer dan mengirim data.

NFC dapat menghasilkan gelombang radio frekuensi tinggi yang membuatnya dapat saling berkomunikasi. Mungkin pernah kalian belajar induksi di sekolah, sistem dan cara kerjanya hampir sama. tetapi pada NFC tidak dapat digunakan untuk mentransfer daya layaknya wireless charger pada smartphone. Update terbaru yang dikemukakan pada forum NFC, Perangkat ini akan mendukung pengisian daya layaknya wireless charger, tetapi pada perangkat IOT yang menggunakan daya yang kecil. Hal ini di sebabkan kerena teknologi NFC hanya dapat mentransfer daya sebesar 15mA. Jadi masih tersedia untuk perangkat IOT seperti smartwatch tetapi tidak dapat di aplikasikan pada perangkat smartphone.

Langganan Artikel
Dapatkan update terbaru melalui email. Kami tidak spaming!
Sudiana
Ditulis Oleh: Sudiana Ikuti
Menulis, Mencari ide dan mencari pemecahan atas sebuah masalah sambil ditemani segelas kopi, itu sangat nikmat!