Pengertian Komputer Akuntansi resiko, kelebihan serta kekurangannya

19 Nov, 2020 · 6 Menit Membaca

Komputer Akuntansi adalah sebuah komputer yang ter-install aplikasi yang berguna dalam hal pengolahan transaksi, laporan keuangan pada sebuah instansi atau perusahaan. Sebenarnya komputer akuntansi merupakan sebuah perangkat komputer yang umum digunakan oleh banyak orang, tetapi sudah di install dengan sistem akuntansi. Biasanya sistem ini terhubung dengan jaringan komputer lokal untuk memperlancar pengiriman data antara komputer satu dengan komputer lainnya yang bersifat sebagai server.

Sistem komputerisasi akuntansi banyak digunakan oleh perusahaan besar dengan tujuan untuk mempermudah perhitungan data perputaran modal. Untuk kamu yang baru memulai sebuah usaha, pastinya tidak merasa penting menggunakan sistem komputer akuntansi. Tetapi seiring waktu berjalan, tentu akan semakin sulit melakukan pengelolaan data keuangan tanpa bantuan komputer akuntansi. Bagaimana tidak, jumlah Customer, Reseller, Distributor dan jumlah barang yang berputar semakin besar. Kamu tentu tidak menginginkan keuangan dalam perusahaan kamu amburadul dan alhasil kerugian tidak dapat di kendalikan.

Pengertian Komputer Akuntansi

Jika merujuk pada definisi Akuntansi itu sendiri yang berarti sistem informasi yang mencatat, mengolah, dan memberikan komunikasi data kepada operator. Jadi bisa di ambil kesimpulan kalau pengertian Komputer Akuntansi adalah sebuah komputer yang bertugas untuk mencatat, mengumpulkan, mengolah dan juga memberikan informasi data keuangan sebuah perusahaan sebagai dasar dalam mengambil keputusan.

Untuk menjaga ke-efektif-an sebuah komputer akuntansi dengan sistem akuntansinya, haruslah memiliki 3 tujuan. Ini akan membuat sistem tersebut bermanfaat dan berguna bagi perusahaan yang menggunakannya. Beberapa tujuan yang di harapkan pada sistem komputer akuntansi antara lain:

  1. Tujuan Pelaporan Internal Kepada Manajer
  2. Pelaporan Internal untuk Penyusunan Rencana Strategi kerja
  3. Pelaporan kepada pihak Eksternal seperti pemegang saham, investor, dan juga pemerintah.

Seperti yang kita ketahui, sistem pemrosesan data pada sistem akuntansi dapat dilakukan secara otomatis menggunakan komputer akuntansi, atau juga dapat dilakukan secara manual. Tetapi secara teknis, kedua cara ini dapat dilakukan mengingat peralatan komputer merupakan alat elektronik yang sewaktu-waktu bisa mengalami kerusakan. Saat itu terjadi, laporan manual dapat menyelamatkan data akuntansi yang hilang.

Pada sistem pengolahan data menggunakan sistem akuntansi manual, semua data di input pada buku akuntansi kemudian di lakukan proses menjadi sebuah informasi dengan menggunakan SDM manusia secara penuh. Sistem akuntansi ini memerlukan tentunya memerlukan SDM yang ahli di bidang akuntasi sehingga mendapatkan output yang akurat dan dapat di pertanggung jawabkan.

Sedangkan sistem akuntansi menggunakan komputer akuntansi, semua proses data dilakukan oleh program yang terdapat pada komputer. Sistem komputer akuntansi hanya memerlukan SDM untuk meng-input ke sistem komputer. Dengan komputer akuntansi, proses data menjadi output sangat cepat jika dibandingkan dengan sistem manual. Jadi keuntungannya komputer akuntansi dapat dirasakan dengan cepat.

Resiko penggunaan komputer akuntansi


Resiko Komputer Akuntansi


Sudah dijelaskan pengertian dan juga keuntungan yang dapat kita nikmati dengan komputer akuntansi. Tetapi di samping keuntungan tersebut, banyak hal lain yang perlu di pertimbangkan dalam penggunaan komputer akuntansi. Perlu kita sadari kalau setiap sistem pasti memiliki kekurangan yang dapat menjadi resiko yang perlu di pertimbangkan. Resiko ini memang tidak kita temukan pada sistem akuntansi manual. Jika memang kamu memutuskan untuk menggunakan komputer akuntansi, pertimbangkanlah beberapa resiko berikut ini :

1.Penggunaan teknologi tidak tepat

  • Operator yang awam dengan teknologi dengan sistem komputer akuntansi
  • Tidak mengetahui perkembangan hardware terbaru
  • Minim perencanaan untuk pemeliharaan komponen hardware komputer dan software

2. Kekeliruan dalam input Data

  • Kesalahan Prosedur
  • Tidak dapat memilah mana nilai yang harus di masukan dan mana tidak,
  • Kesalahan manusiawi seperti kekeliruan dalam pengetikan dan yang lainnya,
  • Kekeliruan akibat adanya kerusakan hardware,
  • Interprestasi karakter-karakter atau pengertian sistem akuntansi manual,

3. Proses data yang tidak logis

  • Pengecekan nilai yang terlalu kecil dan terlalu besar terkadang di kesampingkan,
  • Field yang terlalu kecil atau bahkan terlalu besar,
  • Pengamatan dokumen output tidak di lakukan.

4. Data terkonsentrasi ke sistem Komputer Akuntansi

  • Resiko kehilangan data penuh apabila komputer mengalami kerusakan,
  • Kurangnya pembatasan akses sehingga membuat akses tidak berwenang bisa saja masuk,

Itulah beberapa resiko yang dapat kita ketahui dan seharusnya di hindari ketika menggunakan sistem komputerisasi akuntansi. Resiko ini tidak terlepas dari keuntungan yang di tawarkan oleh sistem komputer ini. Jadi resiko dan kelebihan maupun kekurangan yang di tuliskan pada tulisan ini bertujuan agar kamu mengerti akan pengertian komputer akuntansi sebenarnya.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Komputer Akuntansi


Kelebihan dan kekurangan Komputer Akuntansi


Setiap sistem yang di tawarkan untuk kemudahan kita dalam bekerja terutama dalam hal perhitungan akuntansi, pasti memiliki titik lemahnya yang kami sebut sebagai kekurangan. Tetapi tentu tidak lepas dari kelebihan dan point plusnya juga. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan komputer akuntansi.

Kelebihan

Berikut ini merupakan kelebihan dari Komputer Akuntansi jika dibandingkan dengan sistem akuntansi manual. sistem komputerisasi memang di anggap memiliki kelebihan yang lebih jika kita bandingkan dengan pekerjaan manual manusia. Hal yang paling terlihat adalah dalam hal keakuratan data. Komputer dapat bekerja dengan akurat dan akan melakukan perhitungan dengan akurat asalkan operator melakukan input dengan benar. Kelebihan ini jelas sangat jauh berbeda jika kita melakukan pekerjaan manual karena bisa saja terjadi human error.

Selain itu sistem akuntansi komputer dapat menyederhanakan proses dalam input data. Saat proses input data dilakukan, sistem secara otomatis akan menyimpan ke akun-akun dalam buku besar dan juga buku besar pembantu. SIstem ini tentunya lebih sederhana karena kita cukup melakukan pekerjaan input data dengan benar, sisanya akan dikerjakan secara otomatis o;eh sistem komputer akuntansi

Karena prosesnya yang cepat dan berjalan secara otomatis, maka komputer akuntansi dapat menyajikan data secara real-time tanpa menunggu lama. Ini membuat saldo akun di update secara langsung, dan tentunya dapat mempercepat pengambilan keputusan di dalam sebuah perusahaan.

Kekurangan

Sistem komputerisasi memang menawarkan kelebihan yang dapat kita rasakan sendiri manfaatnya, tapi jangan terlena dengan kelebihan komputer akuntansi tersebut karena di balik kelebihan pasti ada saja kekurangannya. Kekurangan komputer akuntansi yang paling menonjol adalah Biaya yang tidak sedikit dalam pembangunan sistem akuntansi pada komputer. Saat pertama kali sebuah perusahaan membangun sistem untuk pengelolaan keuangannya tentu harus melakukan pembangunan dari awal seperti membeli perangkat komputer, menyewa programer, serta mencari operator.

Setelah terbentuknya sistem akuntansi pada komputer, kita juga harus memikirkan biaya perawatan yang relatif cukup tinggi mengingat software yang kita gunakan tergolong baru dan perlu melakukan peremajaan program. Ini merupakan kekurangan yang perlu juga kita pertimbangkan di samping mempertimbangkan resiko yang ada pada sistem komputer akuntansi ini.

Kesimpulan

Saat ini sistem komputer akuntansi banyak digunakan oleh perusahaan yang besar dan bahkan juga perusahaan yang sedang berkembang. Komputer akuntansi adalah sebuah sistem yang di gunakan untuk memproses data. Sistem ini tentunya dapat membantu akuntan dalam menghasilkan informasi tentang keuangan yang cepat, tepat dan dapat dipercaya. Sistem ini bukanlah sistem yang sempurna, tetap saja terdapat resiko maupun kekurangan yang perlu di pertimbangan.

Resiko yang mungkin ada adalah terdapat pada sisi human resources,atau operator, dan juga human error. Untuk software akuntansi tentu juga ada resikonya yaitu bisa saja terjadi kesalahan dalam penyusunan program maupun kesalahan karena terjadi error pada sistem komputer.

Dengan melihatnya perkembangan komputer akuntansi, dapat di simpulkan kalau saat ini penggunaan komputer bukan sebatas untuk melakukan pengetikan tetapi juga dapat melakukan pengolahan data seperti pada sistem akuntansi komputer.

Langganan Artikel
Dapatkan update terbaru melalui email. Kami tidak spaming!
Sudiana
Ditulis Oleh: Sudiana Ikuti
Menulis, Mencari ide dan mencari pemecahan atas sebuah masalah sambil ditemani segelas kopi, itu sangat nikmat!